SWSriwidodoAcademic LegacyBeranda ↗

Roadmap Riset & Hilirisasi

Satu arah,
enam fase.

Dari bahan baku farmasi lokal, bioteknologi, dan nanoteknologi menuju Sacha Inchi, produk inovatif, serta ekosistem hilirisasi yang berkelanjutan.

Lihat roadmap

Poster Roadmap

Peta besar perjalanan
riset dan hilirisasi.

Visual ini merangkum kesinambungan fokus keahlian, fase pengembangan, luaran, dampak, dan nilai yang menjadi fondasi perjalanan akademik.

Buka ukuran penuh ↗
Roadmap Riset dan Hilirisasi Prof. Dr. apt. Sriwidodo, M.Si.Klik untuk memperbesar ↗

Poster dipertahankan sebagai artefak visual. Ringkasan digital di bawah menggunakan data CV terbaru Agustus 2026.

Rekam Jejak Terkini

Fondasi yang terus
diperbarui.

29Rekam penelitian
2015–2026
81Artikel ilmiah
dalam jurnal
11Buku akademik
dan referensi
30HKI, paten,
dan merek

01 · Fase Perjalanan

Setiap fase menjadi
fondasi fase berikutnya.

Roadmap bukan kumpulan topik yang terpisah. Setiap tahap memperluas kemampuan ilmiah, teknologi, kemitraan, dan kesiapan hilirisasi.

01
Kemandirian bahan baku

Fondasi Bahan Baku & Eksipien Farmasi Lokal

Eksplorasi pati jagung, karagenan, Na-CMC, starch, dan bahan tambahan farmasi dari sumber daya alam Indonesia.

Luaran: Publikasi dan proses produksi eksipien farmasi
02
Protein rekombinan

Bioteknologi Farmasi & hEGF Rekombinan

Pengembangan produksi hEGF rekombinan, sistem ekstraseluler dan intraseluler, nanopartikel kitosan-hEGF, hidrogel, serta liposom-hEGF.

Luaran: Publikasi, paten proses produksi hEGF, dan formulasi inovatif
03
Drug delivery

Nanoteknologi Sistem Penghantaran Obat

Nanopartikel kitosan, liposom, niosom, pro-liposom, solid dispersion, dan amorphous solid dispersion untuk meningkatkan stabilitas, kelarutan, bioavailabilitas, serta efektivitas bahan aktif.

Luaran: Publikasi, metode, teknologi formulasi, dan paten
04
Bahan alam

Bahan Alam Bioaktif & Fitofarmaka

Pengembangan curcumin, brazilin, mangostin, secang, palmatine, berberine, dan jatrorrhizine untuk berbagai arah aktivitas serta formulasi inovatif berbasis nanoteknologi.

Luaran: Publikasi, paten, ekstrak secang, dan kandidat fitofarmaka
05
Sustainability

Sacha Inchi sebagai Platform Farmasi Berkelanjutan

Standardisasi minyak Sacha Inchi, karakterisasi fisikokimia, stabilitas oksidatif, kosmetik anti-aging, mikroenkapsulasi, dan sistem nanocarrier.

Luaran: Bahan baku farmasi & kosmetik serta prototipe produk
06
Impact

Hilirisasi, Komersialisasi & Produk Inovatif

Pengembangan produk kosmetik, fitofarmaka, nutraseutikal, bahan baku farmasi, perlindungan paten dan merek, serta kerja sama industri.

Luaran: Produk komersial, paten, merek, dan ekosistem hilirisasi

02 · Fokus Keahlian

Enam domain yang
saling menguatkan.

Keahlian berkembang sebagai satu kesatuan—bahan, molekul, sistem penghantaran, sediaan, produk, hingga pengelolaan inovasi.

01

Nanoteknologi farmasi & drug delivery

02

Protein rekombinan (hEGF)

03

Bahan alam bioaktif

04

Formulasi sediaan & stabilitas

05

Kosmetik & nutraseutikal

06

Hilirisasi produk & paten

03 · Arah Berikutnya

Roadmap yang
tetap hidup.

Setelah 2026, prioritas diarahkan pada penguatan bukti, kesiapan skala, kemandirian bahan baku, daya saing produk, dan regenerasi ilmiah.

01

Bukti Translasional

Memperkuat pembuktian keamanan, efektivitas, stabilitas, dan relevansi klinis dari kandidat unggulan.

02

Skala & Standardisasi

Menyempurnakan proses, spesifikasi, metode analisis, serta kesiapan produksi yang konsisten dan berkelanjutan.

03

Kemandirian Bahan Baku

Memperluas bahan baku lokal terstandar melalui budidaya, pemurnian, teknologi proses, dan kemitraan industri.

04

Portofolio Berdaya Saing

Mengembangkan produk dan merek berbasis bukti yang mampu tumbuh di pasar nasional dan global.

05

Regenerasi & Ekosistem

Menumbuhkan peneliti muda dan memperkuat kolaborasi akademisi, bisnis, pemerintah, komunitas, dan media.

Komitmen

Menuju kemandirian kesehatan
berbasis sumber daya alam Indonesia.

Ilmu · Inovasi · Integritas · Kemanusiaan

Lihat jejak dampak Jelajahi ekosistem →